01
Meta membangun minat, Google menangkapnya.
Orang melihat iklan di Instagram, lalu beberapa hari kemudian mencari nama brand atau produknya di Google.
Google Ads & Meta Ads · Yogyakarta
Yogyakarta APACDIFOUMA mengelola Google Ads dan Meta Ads dari Yogyakarta sebagai satu sistem. Google Ads menangkap orang yang sudah mencari. Meta Ads menjangkau orang yang belum mencari. Keduanya dinilai dari lead, booking, atau transaksi yang bisa diperiksa, bukan dari angka konversi masing-masing platform.
Google Ads dan Meta Ads menjawab kebutuhan yang berbeda. Google Ads bekerja ketika orang sudah mengetik kebutuhannya di mesin pencari. Meta Ads bekerja ketika orang belum mencari, tetapi bisa tertarik saat melihat penawaran yang tepat di Facebook atau Instagram.
| Aspek | Google Ads | Meta Ads |
|---|---|---|
| Kapan orang melihat iklannya | Saat sedang mencari produk atau jasa | Saat sedang scroll Facebook atau Instagram |
| Peran utama | Menangkap permintaan yang sudah ada | Membangun dan memperluas permintaan |
| Yang paling menentukan hasil | Kata kunci, struktur kampanye, product feed, landing page | Kreatif, pesan, audiens, landing page |
| Paling relevan ketika | Sudah banyak orang yang mencari produk atau jasa Anda | Produk perlu ditunjukkan dulu sebelum orang sadar membutuhkannya |
| Batasannya | Tidak bisa menciptakan pencarian yang belum ada | Konversi yang diklaim platform belum tentu penjualan yang terjadi karena iklan |
Tidak semua bisnis perlu menjalankan keduanya. DIFOUMA juga menerima pengelolaan satu platform saja. Kombinasi yang disarankan bergantung pada cara pelanggan Anda menemukan, membandingkan, dan membeli, bukan pada berapa banyak platform yang bisa ditagihkan.
Di Google Ads, DIFOUMA mengelola Search, Shopping, Performance Max, YouTube, dan Demand Gen. Hasil Google Ads biasanya tertahan oleh salah satu dari empat hal: kontrol kata kunci yang lemah, trafik brand dan non-brand yang tercampur, conversion tracking yang tidak lengkap, atau product feed yang membuat optimasi bid tidak bisa diandalkan.
Budget Google Ads tidak dinaikkan hanya untuk menghasilkan lebih banyak konversi di laporan. Spend naik ketika kualitas lead, pendapatan, atau hasil lain yang disepakati mendukungnya.
Di Meta Ads, DIFOUMA mengelola struktur kampanye, audiens, pengujian kreatif, dan pengukuran sebagai satu sistem. Tujuannya bukan menambah aktivitas di Ads Manager, tetapi mengetahui spend mana yang benar-benar menghasilkan lead atau penjualan.
Produksi konten harian, foto, dan syuting video rutin tidak termasuk. Produksi berjalan lewat tim Anda sendiri atau partner produksi terpisah. TikTok Ads dan LinkedIn Ads juga bisa dikelola jika relevan dengan audiens Anda.
Bersama
Google Ads dan Meta Ads paling berguna ketika perannya dibagi dengan sengaja. Tanpa pembagian itu, dua platform bisa membidik orang yang sama, menghabiskan budget dua kali, dan sama-sama mengklaim penjualan yang sama.
Contoh nyata: Kawa Village, Yogyakarta Dikerjakan sebagai DIFOUMA
Untuk Kawa Village, proyek properti residensial di Yogyakarta, Google Ads menangkap calon pembeli lewat pencarian dengan niat beli, bukan istilah kategori yang umum. Meta Ads bekerja di sekelilingnya: retargeting orang yang datang dari Google, dan menjangkau audiens baru lewat lookalike 1% berbasis data survei, bukan minat generik.
Developer perumahan? Jasa digital marketing properti Jogja
Contoh ilustratif, bukan hasil klien
01
Orang melihat iklan di Instagram, lalu beberapa hari kemudian mencari nama brand atau produknya di Google.
02
Orang yang sudah datang dari pencarian tetapi belum membeli dijangkau lagi di Facebook atau Instagram.
03
Kalimat yang diketik orang di Google menunjukkan apa yang mereka pedulikan, dan itu bisa diuji sebagai sudut pesan di Meta.
Perjalanan pembeli jarang lurus seperti ini, dan tidak setiap penjualan bisa ditelusuri dengan sempurna ke satu iklan. Karena itu, pengukurannya dikerjakan lebih dulu.
Pengukuran
Google Ads dan Meta Ads masing-masing menghitung konversinya sendiri. Satu pembeli yang melihat iklan Meta lalu mengklik iklan Google bisa dihitung oleh kedua platform. Jika angka keduanya dijumlahkan, hasilnya lebih besar dari penjualan yang benar-benar terjadi.
DIFOUMA membaca hasil iklan secara bertingkat, dari yang dicatat platform sampai yang terjadi di bisnis Anda:
01
Klik, tayangan, kunjungan
02
Form terkirim, klik WhatsApp, checkout
03
Orang atau transaksi yang benar-benar masuk
04
Yang lolos follow-up atau membayar
05
Uang yang masuk
06
Budget, kata kunci, audiens, atau kreatif mana yang diubah
Satu klik WhatsApp belum tentu lead, dan ROAS yang tinggi belum tentu untung. Karena itu, definisi konversi, event, dan atribusi diperiksa sebelum budget, bid, atau audiens diubah. Alat yang dipakai disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya GA4, Google Tag Manager, Meta Conversions API, dan satu dashboard Looker Studio.
Jika diperlukan, DIFOUMA menyiapkan offline conversion: data lead berkualitas atau penjualan dari bisnis Anda diunggah kembali ke Google Ads dan Meta. Dengan begitu, kedua platform belajar dari hasil yang benar-benar terjadi, bukan hanya dari form yang terkirim atau klik WhatsApp.
Pengukuran yang rapi mengurangi selisih data, tetapi tidak menghilangkannya sepenuhnya. Batasan privasi dan cara tiap platform menghitung tetap membuat angka tidak pernah 100% sama.
Pengelolaan Google Ads dan Meta Ads di DIFOUMA berjalan dengan ritme yang tetap dan bisa Anda periksa.
Jasa Google Ads dan Meta Ads DIFOUMA cocok untuk bisnis yang penawarannya sudah terbukti laku, mengelola ad spend minimal Rp 30.000.000 per bulan, dan siap menghubungkan iklan dengan lead, booking, atau transaksi.
Tidak cocok jika Anda membutuhkan produksi konten harian, respons 24 jam, atau jaminan CPA dan ROAS sebelum akun diaudit.
Biaya
Ya. DIFOUMA mengelola Google Ads (Search, Shopping, Performance Max, YouTube, Demand Gen) dan Meta Ads (Facebook dan Instagram) dalam satu engagement, dengan satu dashboard dan satu definisi konversi untuk keduanya. Satu platform saja juga bisa.
Tidak harus. Google Ads paling relevan ketika orang sudah mencari produk atau jasa Anda. Meta Ads paling relevan ketika produk perlu ditunjukkan sebelum orang sadar membutuhkannya. Rekomendasinya diberikan setelah melihat permintaan pasar, penawaran, kreatif yang tersedia, dan kondisi tracking Anda.
Tergantung apakah permintaannya sudah ada. Jika banyak orang sudah mencari produk atau jasa Anda di Google, Google Ads biasanya lebih dekat ke penjualan. Jika belum banyak yang mencari, Meta Ads membantu membangun permintaan itu. Di DIFOUMA, pertanyaan ini dijawab setelah audit, bukan sebelumnya.
Tidak ada persentase yang berlaku untuk semua bisnis. Pembagiannya mengikuti seberapa besar permintaan pencarian untuk produk Anda, berapa biaya per lead atau penjualan yang tervalidasi di masing-masing platform, dan kreatif yang tersedia. DIFOUMA memindahkan budget berdasarkan hasil bisnis yang tercatat, bukan berdasarkan klaim konversi platform.
Karena kedua platform bisa mengklaim pembeli yang sama. Seseorang yang melihat iklan Meta lalu mengklik iklan Google bisa dihitung oleh Meta dan Google sekaligus. Angka yang dipakai untuk mengambil keputusan sebaiknya dicocokkan dengan data penjualan atau lead di bisnis Anda.
Biayanya 10% dari ad spend yang dikelola, dengan minimum Rp 3.000.000 per bulan. Minimum itu berlaku ketika 10% jatuh di bawahnya, bukan tambahan di atasnya. Minimum ad spend untuk memulai adalah Rp 30.000.000 per bulan.
Dimas Yudha Pratama, langsung: audit, implementasi, pengelolaan harian, dan laporan. Tidak ada account manager sebagai perantara dan tidak ada penyerahan ke tim junior.
Ya. Semua aset menjadi milik Anda: akun Google Ads, Meta Business Manager, tracking, dashboard, dan data di dalamnya. DIFOUMA bekerja lewat akses yang Anda berikan, sehingga semuanya tetap di tangan Anda jika kerja sama berakhir.
Tidak ada jaminan CPA, ROAS, atau omzet. Yang dijanjikan adalah pekerjaan yang disepakati, pengukuran yang disiplin, dan laporan apa adanya. Hasil juga bergantung pada penawaran, harga, proses penjualan, dan kondisi pasar Anda.
Langkah berikutnya
Teardown 30 menit atas akun yang sedang berjalan. Anda akan melihat di mana budget bocor dan apakah angka kedua platform bisa dipercaya. Tanpa deck, tanpa pitch.